Manajemen Keuangan “Buku Saku”: Cara Saya Memastikan Usaha Terus Berputar

Manajemen Keuangan “Buku Saku”: Cara Saya Memastikan Usaha Terus Berputar

Banyak yang bertanya, bagaimana dari hasil cuci motor dan mobil saya bisa mulai membangun tabungan untuk rumah dan masa depan anak? Jawabannya bukan seberapa besar pendapatan kita, tapi seberapa disiplin kita mencatatnya.

​Inilah prinsip “Buku Saku” yang saya terapkan:

  1. Pisahkan Dompet Pribadi dan Dompet Usaha: Ini kesalahan fatal pemula. Uang hasil cuci mobil tidak boleh langsung dipakai beli bensin atau makan siang pribadi. Semua masuk ke kas usaha dulu.
  2. Gaji Diri Sendiri: Tentukan berapa gaji Anda per bulan. Ambil hanya sejumlah itu dari keuntungan bersih. Sisa keuntungannya biarkan di rekening usaha untuk modal tambahan atau cadangan alat.
  3. Catat Pengeluaran Sekecil Apapun: Sabun yang habis, kanebo yang robek, sampai biaya listrik. Semua harus tercatat agar kita tahu “bocor halus” usaha kita ada di mana.

Visited 14 times, 1 visit(s) today

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *